Bangga dengan bahasa Nasional sendiri

Memang sudah semestinya kita bangga dengan bahasa Nasional sendiri.
> Namun sebaliknya, orang Malaysia pun menilai bahasa Indonesia adalah
> bahasa yang aneh, karena tidak seperti apa yang mereka ucapkan
> sehari-hari.
> Fonomena ini juga terjadi dalam bahasa-bahasa daerah di Indonesia.
> contohnya:
> Bahasa kalimantan untuk ‘rumah’ adalah ‘lamin’.
>
> Kalau ada orang kalimantan mengajak mampir ke rumahnya tentunya akan
> berkata:
> “Mari singgah ke lamin saya”
> Orang yang tidak paham tentunya mengartikan itu sebagai pelecehan
> sexual.
>
> kata ‘adang’
> di daerah Pasundan merupakan nama yang sangat lumrah di dengar.
> Namun di daerah Jawa tertentu kata ‘adang’ mempunyai arti memasak beras
> hingga setengah matang.
>
> Barangkali demikian, perbedaan itu adalah Rahmat dari Tuhan YME.
> Dengan adanya perbedaan kita bisa tersenyum.
>
> Salam Bripda TEGUH P. NUGROHO, SH, S. Kom

~ oleh TeguhGokong pada 6 Desember 2008.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: